Hotel Di Jepang Dengan Staff Robot

Boku no Blog - Sebelumnya Boku no Blog sudah pernah memposting tentang "Yobot" yaitu Robot yang bisa membantu membawa koper Anda ke dalam kamar hotel.


Untuk kali ini, masih berkaitan dengan hotel yaitu ada sebuah hotel di Nagasaki Jepang yang staff dan karyawannya adalah robot.



Sebuah hotel di Jepang, tepatnya di sebuah taman bermain Huis Ten Bosch di propinsi Nagasaki akan hadir sebuah hotel yang sebagian karyawan atau stafnya adalah robot dan dengan pemindai wajah untuk kunci kamarnya serta banyak teknologi canggih di dalam hotel tersebut.

Hotel ini diberi nama "Henn na Hotel", yang sesuai dengan namannya yang diambil dari bahasa Jepang "Henn" yang artinya "perubahan", hotel ini akan mengusung tema perubahan ke teknologi canggih.

Ketika anda tiba di Hotel Henn Na, maka anda akan disapa oleh robot menyerupai manusia (humanoid robot) yang bertugas sebagai front desk yang akan membantu proses check-in saat memasuki lobi hotel.


Kemudian, anda tidak perlu repot-repot mengangkat koper sendiri atau mencari petugas koper yang mungkin sedang tidak ada di tempatnya, karena untuk masalah angkat koper juga akan ada robot yang membantu anda sampai membersihkan kamar juga akan dilakukan oleh robot.



Masing-masing kamar juga dilengkapi dengan pemindai wajah sebagai pengganti kunci sehingga ketika akan memasuki kamar, wajah anda akan dikenali dan kalau ada di database maka baru bisa masuk.

Hotel Henn Na untuk tahap pertama akan membangun 72 kamar yang akan beroperasi tanggal 17 Juli tahun ini dan tahun depan akan membangun 72 kamar lagi dipromosikan dengan slogan "A Commitment for Evolution," kata Huis Ten Bosch Co.

Hotel Henn Na akan menawarkan 3 jenis ukuran kamar mulai dari 21 m2, 28 m2 dan 33 m2 dengan harga mulai 7.000, 9.000 sampai 14.000 Yen.

"Kami akan membuat hotel yang paling efisien di dunia," kata Presiden direktur perusahaan, Hideo Sawada dalam konferensi pers. "Di masa depan, kami ingin memiliki lebih dari 90 persen dari pelayanan hotel yang dioperasikan oleh robot."


Japantimes
LihatTutupKomentar