Kalau minuman soft drink, dan minuman lainnya dimasukkan dalam kemasan kaleng, itu mungkin sudah umum dan biasa.
Namun jikalau beras yang dimasukkan dalam kemasan kaleng seukuran dengan kaleng minuman pada umumnya ini yang tidak biasa.
Sepintas jika melihat kemasan kaleng ini, kita menyangkanya ini adalah minuman atau softdrink yang mungkin terbuat dari beras, atau rasannya seperti nasi.
Namun kenyataannya ini adalah kemasan kaleng yang didalamnya adalah beras, yang sengaja dikemas dalam kaleng.
Beras kemasan kaleng ini tujuannya adalah untuk dibawa atau disimpan pada situasi darurat, misalnya terjadi bencana alam, tsunami, gempa bumi, dan bencana lainnya.
Beras kemasan kaleng ini bisa disimpan dalam jangka waktu lebih dari 5 tahun, dan rasannya tidak berubah atau sama dengan beras saat awal memasukkan dalam kaleng.
Beras kemasan kaleng ini diproduksi oleh prusahaan CTC dari Kyushu - Jepang, disimpan dalam kaleng seukuran dengan minuman softdrink pada umumnya yaitu 300g (10.6 oz).
Beras kemasan kaleng ini juga bisa didapatkan melalui mesin penjual otomatis atau Vending Machine yang ada di Jepang.
Bahkan beras kemasan kaleng ini lebih ringan dari minuman coca - cola (316 g vs 379 g), dan bisa mengapung dalam air.
Selain bisa dibeli eceran, beras kemasan kaleng ini juga bisa dibeli secara dos. Dalam 1 dos terdapat 8 kaleng, dijual dengan harga 4000 Yen, atau sekitar 400.000 Rupiah:). Beras kemasan kaleng ini juga dijual di Amazone.jp.
Memang kelihatannya mahal jika dilihat dari mata uang rupiah, dan kita adalah penghasil beras.
Namun dalam kondisi darurat, dari pada harus menggotong karung beras, dan belum tentu beras tersebut malah kena air banjir atau tsunami, maka nampak lebih praktis jika membawa beras dalam kemasan kaleng.
inventorspot
Namun jikalau beras yang dimasukkan dalam kemasan kaleng seukuran dengan kaleng minuman pada umumnya ini yang tidak biasa.
Sepintas jika melihat kemasan kaleng ini, kita menyangkanya ini adalah minuman atau softdrink yang mungkin terbuat dari beras, atau rasannya seperti nasi.
Namun kenyataannya ini adalah kemasan kaleng yang didalamnya adalah beras, yang sengaja dikemas dalam kaleng.
Beras kemasan kaleng ini tujuannya adalah untuk dibawa atau disimpan pada situasi darurat, misalnya terjadi bencana alam, tsunami, gempa bumi, dan bencana lainnya.
Beras kemasan kaleng ini bisa disimpan dalam jangka waktu lebih dari 5 tahun, dan rasannya tidak berubah atau sama dengan beras saat awal memasukkan dalam kaleng.
Beras kemasan kaleng ini diproduksi oleh prusahaan CTC dari Kyushu - Jepang, disimpan dalam kaleng seukuran dengan minuman softdrink pada umumnya yaitu 300g (10.6 oz).
Beras kemasan kaleng ini juga bisa didapatkan melalui mesin penjual otomatis atau Vending Machine yang ada di Jepang.
Bahkan beras kemasan kaleng ini lebih ringan dari minuman coca - cola (316 g vs 379 g), dan bisa mengapung dalam air.
Selain bisa dibeli eceran, beras kemasan kaleng ini juga bisa dibeli secara dos. Dalam 1 dos terdapat 8 kaleng, dijual dengan harga 4000 Yen, atau sekitar 400.000 Rupiah:). Beras kemasan kaleng ini juga dijual di Amazone.jp.
Memang kelihatannya mahal jika dilihat dari mata uang rupiah, dan kita adalah penghasil beras.
Namun dalam kondisi darurat, dari pada harus menggotong karung beras, dan belum tentu beras tersebut malah kena air banjir atau tsunami, maka nampak lebih praktis jika membawa beras dalam kemasan kaleng.
inventorspot








